Cincinnati Bengals Siap Hadapi NFL Combine dengan Fokus pada Masa Depan Trey Hendrickson
Sumber Foto: Mureks
Sorotan Utama

Cincinnati Bengals Siap Hadapi NFL Combine dengan Fokus pada Masa Depan Trey Hendrickson

Cincinnati Bengals memasuki periode offseason yang krusial setelah tiga musim berturut-turut gagal menembus babak playoff. Dengan NFL Combine di Indianapolis yang akan digelar pekan depan, tim ini dihadapkan pada sejumlah keputusan besar untuk mengisi kekosongan di dalam skuad.

Fakta Cepat

Cincinnati Bengals menghadapi sejumlah tantangan strategis menjelang NFL Combine.

Combine menjadi ajang krusial untuk mengevaluasi talenta yang dapat mengisi kekosongan roster tim.

Situasi seputar Trey Hendrickson menjadi salah satu fokus utama yang menarik perhatian.

Tim perlu mengidentifikasi prioritas kebutuhan untuk draft mendatang guna memperkuat skuad.

Keputusan yang diambil berdasarkan evaluasi di Combine akan membentuk arah tim di musim mendatang.

Musim 2025 menjadi salah satu yang paling mengecewakan bagi Bengals, hanya meraih enam kemenangan dan menempati peringkat ke-26 dalam selisih poin (-78). Kondisi ini menempatkan tekanan signifikan pada Direktur Personalia Pemain Duke Tobin dan Pelatih Kepala Zac Taylor untuk melakukan perbaikan substansial.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Masa Depan Trey Hendrickson di Ujung Tanduk

Salah satu pertanyaan terbesar yang harus dijawab adalah mengenai masa depan pass rusher bintang, Trey Hendrickson. Jendela penandaan (tag window) telah dibuka dan akan ditutup pada 3 Maret, memberikan waktu bagi Cincinnati untuk membuat keputusan final.

Hendrickson, seorang Pro Bowler empat kali, sempat berjuang dengan cedera musim lalu dan akan berusia 31 tahun saat musim baru dimulai. Meskipun demikian, ia pernah memimpin NFL dalam sack pada tahun 2024 dan terpilih sebagai All-Pro. Jika ia menerima franchise tag, Hendrickson akan menerima gaji sebesar 30,2 juta dolar AS yang sepenuhnya dijamin.

Namun, negosiasi sebelumnya dengan Hendrickson tidak berjalan mulus. Tobin sendiri mengakui bahwa tim perlu meningkatkan tekanan terhadap lawan. Melepas Hendrickson ke pasar bebas bisa memberikan fleksibilitas finansial bagi Bengals untuk mengatasi kebutuhan lain di lini pertahanan, seperti edge rusher, defensive tackle, linebacker, dan safety.

Dalton Risner: Solusi Jangka Panjang di Lini Serang?

Di sisi lain, lini serang Bengals menunjukkan peningkatan signifikan berkat kehadiran Dalton Risner di posisi right guard. Kedatangan Risner berhasil mengkonsolidasikan lini serang terbaik selama era kepelatihan Taylor dan kehadiran quarterback Joe Burrow.

Pada musim 2025, Bengals mencatat tingkat keberhasilan blok operan (pass block win rate) sebesar 57,6%. Meskipun menempati peringkat ke-28 di liga, catatan Mureks menunjukkan angka ini merupakan yang terbaik sejak Taylor dipekerjakan pada 2019 dan Burrow direkrut pada 2020. Risner secara pribadi mencatatkan pass block win rate 92,6% sebagai guard, yang merupakan angka tertinggi di era Taylor.

Risner telah menyatakan keinginannya untuk kembali ke Cincinnati, dan ia berharap kesepakatan dapat dicapai lebih awal di offseason ini, memberikan waktu lebih banyak bagi lini serang untuk membangun chemistry.

Tekanan untuk Bertindak Agresif

Bengals tidak bisa lagi berpuas diri dengan pencapaian musim 2021 dan 2022, ketika mereka memenangkan AFC North dan mencapai Super Bowl. Tim ini kini harus berinvestasi secara agresif untuk kembali ke jalur kemenangan.

Joe Burrow, quarterback andalan tim, menekankan pentingnya periode free agency. “Anda harus mengidentifikasi di mana Anda lemah dan mencari cara untuk menjadi kuat di area tersebut,” ujar Burrow. “Itulah NFL dari tahun ke tahun. Terkadang berhasil, terkadang tidak. Anda harus menyerang periode itu dengan niat untuk menjadi lebih baik.”

Dengan hak pilih ke-10 di draf April, serta kebutuhan mendesak di berbagai posisi, NFL Combine dan free agency akan menjadi penentu arah Cincinnati Bengals untuk musim mendatang.