Suporter Brasil Yakin Selecao Akan Bangkit di Piala Dunia 2030
Arahan News - Jakarta (ANTARA) - Kesedihan menyelimuti ribuan suporter tim nasional Brasil setelah Selecao harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai takluk 1-2 dari Norwegia di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Minggu waktu setempat (Senin WIB).
Meski kecewa, para pendukung Brasil belum kehilangan harapan. Mereka percaya tim kebanggaannya akan kembali bangkit dan merebut gelar juara dunia pada edisi 2030.
"Seharusnya Brasil tidak kalah dari Norwegia. Tapi kami akan kembali lebih kuat. Brasil akan menjadi juara dunia pada Piala Dunia 2030," ujar seorang suporter Brasil yang enggan disebutkan namanya.
Di mata para pendukung, Brasil sebenarnya tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Data FIFA menunjukkan Selecao melepaskan 14 tembakan, unggul atas Norwegia yang hanya mencatatkan sembilan percobaan. Namun efektivitas menjadi pembeda. Brasil hanya mampu mengarahkan empat tembakan ke gawang, sedangkan Norwegia mencatat lima tembakan tepat sasaran.
Kekalahan itu terasa semakin menyakitkan karena Brasil memperoleh dua hadiah penalti. Sayangnya, hanya satu yang berhasil dikonversi menjadi gol melalui eksekusi Neymar Junior pada menit ke-90+10.
Gol tersebut hanya memperkecil ketertinggalan setelah Norwegia lebih dulu unggul lewat dua gol Erling Haaland pada menit ke-79 dan ke-90. Saat Haaland mencetak gol keduanya, sebagian besar suporter Brasil tampak memilih meninggalkan stadion lebih awal sebagai bentuk kekecewaan.
Kekalahan di New York New Jersey juga mencatatkan sejarah kelam bagi Brasil. Untuk pertama kalinya sejak menjuarai Piala Dunia 2002, Selecao tersingkir di babak 16 besar. Pada edisi-edisi sebelumnya, Brasil selalu mampu melangkah setidaknya hingga perempat final, yakni pada 2006, 2010, 2018, dan 2022, serta mencapai semifinal pada 2014.
Catatan buruk lainnya, Brasil juga masih belum mampu mematahkan dominasi Norwegia. Dari lima pertemuan kedua tim, Norwegia mengoleksi tiga kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir imbang.
Bagi Neymar, Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi penampilan terakhirnya di panggung sepak bola terbesar dunia. Penyerang berusia 34 tahun itu telah memperkuat Brasil dalam empat edisi Piala Dunia, yakni 2014, 2018, 2022, dan 2026. Meski gagal membawa negaranya melangkah lebih jauh, gol yang dicetaknya di penghujung laga menjadi penutup perjalanan panjangnya bersama Selecao di ajang tersebut.




